
Anggota PKK Kalurahan Tayuban, didampingi oleh tim COCOBAROMA PKM-PM UNY 2024, mengolah tempurung kelapa menjadi biochar. Inovasi ini menawarkan solusi untuk mengubah tempurung kelapa yang semula tidak terpakai menjadi bermanfaat bagi tanah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota PKK dalam mengelola buah kelapa menjadi lilin aromaterapi.
Tempurung kelapa, atau yang sering disebut batok kelapa, adalah bagian keras dari buah kelapa yang biasanya dibuang setelah daging dan airnya diambil. Di Indonesia, setiap tahun jutaan ton tempurung kelapa dihasilkan, namun sebagian besar hanya dibuang atau dibakar di tempat pembuangan sampah.
Padahal, tempurung kelapa memiliki banyak manfaat yang belum dioptimalkan. Masalahnya terletak pada kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat, serta keterbatasan teknologi untuk mengolahnya. Oleh karena itu maka penting untuk dilakukan program edukasi agar tempurung kelapa bisa menjadi sumber daya yang berharga.
Hasil analisis di Kalurahan Tayuban menunjukkan potensi besar untuk pertanian dan perkebunan, termasuk potensi besar dari tanaman kelapa. Limbah kelapa, termasuk tempurungnya, ternyata kaya akan unsur nutrisi yang bermanfaat sebagai media tanam. Dengan diolah menjadi serbuk (biochar), tempurung kelapa bisa digunakan untuk membantu tanaman tumbuh lebih sehat, mengurangi penyakit tanaman, dan menciptakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan tanaman.
Alat yang harus dipersiapkan untuk membuat biochar cukup mudah yaitu sebagai berikut:

Berikut adalah langkah pembuatan biochar dari tempurung kelapa:

pembakaran metode pyrolisis
Berikut adalah link vidio tutorial biochar. Untuk melihat vidio tersebut, silahkan klik link dan akan langsung menuju ke halaman YouTube

Manfaat biochar
kunjungi website resmi kami: https://cocobaroma.site